30 Agustus 2009

Tangisan Hati

ku menangis dalam kesedihan. . ., ku terluka dalam keperihan. . . , ku selalu menunggu akan datangya bintang. . ., tapi ia tak pernah enggan datang. . . , ku juga selalu menunggu datangnya rembulan. . ., yang ku harap bisa menenangkan. . . ., di setiap cela- cela hatiku yang bimbang. . ., tapi. . ., semuanya hanya sebuah khayalan. . . ., yang tak bisa dan tak akan pernah aku rasakan . . . ., kini ku sendiri dalam kegelapan. . . , hanya menunggu sepatah jawaban. . . ., dari semua dan segala pertanyaan. . . ., pernah ku temukan sinar fazar yang amat terang. . . ., akan tetapi ia pun tak lama menghilang. . .kini akhornya aku mengreti. . . Bahwa hidup akan selalu berganti dan kini akhirnya ku pahami secerca ketulusan Bahwa hidup harus menerima kenyataan kesendirianku, kesepianku, dan kesedihanku Biarlah itu semua menjadi mawar melati dalam hidupku untuk menemani di sisa umurku                                                                                                                                  by created : dinwahyoe

0 coment:

Anda pengunjung ke