30 September 2009

Homo menyatakan cinta,0001 Cinta

Di suatu komplek perumahan di kawasan Menteng ada seorang homo yang bernama Alex. Suatu hari tiba-tiba dia melihat seorang cowok yang ganteng abis dan pindah tepat disebelah rumahnya. “Woww….ganteng benerrr tuh lekong…akika mawar doongg!”, kata si Alex dalam hati. Alex kesenangan bangeet dia punya tetangga ganteng. Keesokan harinya alex terus perhatiin tuh cowok dan dia semakin jatuh cinta. Tapi dia tidak tahu bagaimana menyatakannya. Selidik demi selidik ternyata tuh cowok seorang dokter. “Wah…kesempatan nih untuk kenalan sama tuh cowok”, pikir si Alex. Alex kemudian pergi ke tetangganya itu dan mengetok pintu.. tok..tok..tok dan kemudian si dokter membukakan pintu. Alex : “Hallo dok, nama saya Alex dan saya tinggal disebelah dokter”. Dokter : “Oh..ya..silakan masuk.. eh…..” dan si Alex langsung memotong Alex : ” dok..dok saya kok tiap malam susah tidur ya….dan kadang-kadang merasa agak pusing, tolong periksa dong dok.” sambil menarik tangannya si dokter. Dokter : “Ya..ya…coba buka mulutnya dan saya periksa” Alex : “buka baju ya..dok agar enak periksanya” Dokter : nggak perlu……saya cukup periksa saja dari luar” Dan akhirnya sih dokter hanya memberikan vitamin ke Alex. Alex sangat kecewa dan dia merasa dokter kurang kasih “angin ke dia. Besoknya si Alex balik ke dokter itu dan berkata :” dok kok tambah parah ya… dan saya semakin nggak bisa tidur”. “Wah…kalau begitu coba kamu naik ke ranjang dan saya akan periksa”, kata dokter. Langsung aja si alex buka baju dan naik keranjang kesenangan. Lalu dokter periksa dia dengan cepat, namun Alex minta diperiksa lagi. “Dok yang di dada dan perut belum periksa dan minta disuntik ya dok…!” sambil membuka celananya. “Ngga..nggak usah disuntik, nanti saya tambahkan dosis vitamin dan obat tidurnya.” “Wah dokternya agak kurang kasih “lampu hijau” lagi nih…kurang asem…terpaksa deh gue pakai jurus terakhir gue” kata Alex. Besokannya Alex datang lagi kerumah dokter itu. Alex : ” Dok..saya mau jujur aja deh ke dokter…eh..eh..sebe..nar..nya saya Ambien dok…(penyakit pada lubang pantat)” Dokter :” oh..ya kalo begitu coba kamu buka celana kamu dan nungging diatas ranjang ya…” Wah…Alex kesenangan abis, langsung aja dia naik ke ranjang sambil menahan sakit (seakan-akan benaran sih Alex sakit Ambien) Si dokter ambil senter dan pakai sarung tangan untuk melihat lubang pantatnya si Alex. Dokter : “Wah..ada apa tuh di pantat kamu kok …ada yang merah2, panjang dan berduri-duri..ih..h…” Alex :” Oh..ya dok..toloooung dikeluarkan dok….” Dokter :” Saya tarik ya kalo sakit bilang ya….” Alex :”Aduh…..e.na….k….ehhh….sakit deh…….” Dokter itu langsung tarik …wu..uuuuusssss , ternyata setangkai bunga mawar merah Dokter :” HAAAAHHHHHHHH…. *** : = (((( Alex : ” Eih….hi..hi.. itu buat dokter…” Dokter : ?????????*$@##&*$#!!!!!!!!

22 September 2009

mencelupkan Jari ke ‘Kolam’ Istrinya.

      Sepasang suami istri yang baru saja menikah tengah berbaring. Sang istri telah bersiap-siap untuk tidur sedangkan suaminya menyalakan lampu baca untuk membaca sebuah buku.
Pada saat tengah membaca tersebut, si suami berhenti sejenak, memasukkan tangannya ke dalam celana isterinya dan meraba-raba ‘kolam’ istrinya tersebut. Lantas ia meneruskan bacaannya. Ia kembali melakukan hal ini berkali-kali sehingga lama kelamaan isterinya menjadi terangsang. Tak lama kemudian, istrinya bangun, duduk pada badan suaminya serta mulai membuka baju dan celananya. Suaminya menjadi heran dengan perbuatan isterinya ini dan bertanya, “Apa-apaan ini? Kok lepas baju segala sih? Jawab istrinya, “Kamu memasukkan jarimu berkali-kali. Aku pikir itu adalah pemanasan dan kau ingin ‘mengajakku’ malam ini” “Ah, nggak sama sekali kok!”, jawab suaminya. “Lantas, kenapa kau melakukan itu terus menerus?” “Aku cuma membasahkan jariku agar bisa membalik halaman pada buku yang sedang aku baca ini” “Kurang azaaarrr ….. !!!”

8 September 2009

Akibat belajar sejarah

Hasan dan Yanto adalah 2 sahabat sedari kecil, hingga keduanya telah menikah pun mereka tetap melanjutkan persahabatan dan bahkan tinggal bertetangga. Hasan setiap malam mengikuti acara bahas sejarah internasional. Sedang Yanto hanya nongkrong di warung kopi depan rumah Hasan. Ketika pulang dari acara bahas sejarah, Hasan selalu dengan bangga menerangkan wawasan baru yang didapatnya kepada Yanto. “To, kamu tahu nggak siapa itu Napoleon?”, tanya Hasan. “Enggak.”, jawab Yanto singkat. “Wah sayang sekali, kamu nggak pernah ngikuti acara bahas sejarah hingga kamu nggak tahu siapa itu Napoleon!”, kata Hasan yang kemudian menjelaskannya dengan bangga. Esoknya Hasan kembali bertanya pada Yanto, “Kamu tahu nggak siapa itu Jenghis Khan?”. Dan Yanto kembali menjawab ?Enggak? dengan nada kesal, karena dia memang tidak suka sejarah. Esoknya ketika Yanto melihat Hasan pulang dari acara bahas sejarah, dan sebelum Hasan memberi pertanyaan baru lagi, Yanto langsung memberi pertanyaan lebih dahulu, “San, kamu tahu nggak siapa itu Tohir?”. Hasan mengkerut, karna sepengetahuannya enggak ada seorang yang bernama besar seperti itu. “Siapa Tohir itu To, aku nggak pernah dengar namanya dalam sejarah..!?”, ucap Hasan balik bertanya pada Yanto. “Wah, sayang sekali! Karena kamu setiap malam pergi ke acara bahas sejarah internasional hingga membuat kamu nggak tahu siapa itu Tohir.. Tohir itu lelaki kampung sebelah yang setiap malam datang selingkuh dengan istrimu sewaktu kamu sedang belajar sejarah!!!”, jelas Yanto ketus. · · · · · · · · · ·

Anda pengunjung ke